Kenapa harus Protap….
Masih segara dalam peredaran berita di Media TV dan koran terutama di Sumut, tentang Protap. Bukan prosedur tetap, tapi Propinsi Tapanuli. Sebenarnya Medan ataupun sumut bukanlah daerah dengan Ritme demontrasi yang keras, sekeras Jakarta, Jogja, Solo , Makassar, Surabaya dll. Tapi pagi itu mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, karena demo yg disebut sebut sebagai demo anarkis itu malah berakibat fatal dituding menjadi penyebab ilangnya nyawa ketua DPRD. Medan dengan beraneka warna kultur mulai dari Melayu, Batak, China, Padang, Jawa, Inida dll. dianggap contoh kehidupan yang harmonis. Bahkan medan sebagai kota metropolitan yang cukup besar dan pesat perkembangan perekonomian. Tak jarang ketika kita berkeliling kota medan, banyak sekali pusat bisnis, Ruko2, mall , Pajak (pasar) dll. Kolaborasi dari berbagai latar belakang ada disini. Bahkan ketika kita mencoba jalan2 ke daerah dilura medan, pembangunan begitu merata. Jalan2 dibangun dengan minimum kerusakan, sangat beda dengan propinsi tetangga di Riau, yang kaya dengan minyak tapi jalan2 penuh lubang. Ya medan, boleh dibilang kiblatnya perekonomian di Pulau Sumatera. Bandara international di kuala namo sudah dipersiapkan sebagai upaya mendukung terwujudnya Internatiol connection di medan.